Minggu, 12 Februari 2012

Teknik-teknik dasar FUTSAL


HAL YANG DIPERLUKAN SEORANG KIPER
https://lh4.googleusercontent.com/-iUH8mSLjNMY/TY3IJSAB-MI/AAAAAAAAKkw/-mJiGXXaVNo/s320/futsal.jpg

Poin-Poin Penting Yang Wajib Dimiliki Seorang Penjaga Gawang. Penjaga gawang mempunyai peran yang sangat sentral dalam permainan futsal, baik saat menyerang maupun saat bertahan. Distribusi bola melalui lemparan dan tendangan ke arah pemain lainnya dapat mengawali sebuah serangan. Dalam bertahan, melalui komandonya, pertahanan yang rapi dapat dilakukan.
Dalam futsal, penjaga gawang memiliki kualitas yang sama dengan pemain di lapangan. Pada situasi tertentu, ia pun bisa terlibat langsung dengan para pemain lain dalam sebuah skema serangan.
Dengan kata lain, seorang kiper harus memiliki skill individu (gocekan, dribling, serta passing) yang mumpuni. Itu semua perlu dilatih secara kontinu.
Pada edisi kali ini, BolaGoalNet akan membahas pola latihan yang diperuntukkan khusus buat penjaga gawang. Poin-poin penting yang wajib dimiliki seorang penjaga gawang:

1. Keberanian
Seorang penjaga gawang harus memiliki keberanian menentukan tindakan apa yang harus ia ambil dalam sebuah situasi. Olah raga futsal amat mobil, pergerakan bola amat cepat. Setiap saat situasi bisa berubah.
Sebuah tim yang menyerang secara tiba-tiba bisa mengalami situasi tak menguntungkan mendapat reaksi serangan balik yang cepat. Nah, saat menghadapi situasi seperti itu, penjaga gawang harus memiliki keberanian menentukan tindakan apa yang harus dilakukan.

2. Kecepatan Reaksi
Seorang penjaga gawang dituntut memiliki refleks cekatan saat menghalau serangan lawan. Kecepatan reaksi tidak secara spesifik menuntut seorang penjaga gawang melakukan pola penyelamatan lewat aksi  jumping seperti halnya penjaga gawang di sepak bola. Aksi jumping malah berpotensi menimbulkan cedera karena permukaan lapangan futsal keras.
3. Kekuatan
Kekuatan fisik amat dibutuhkan seorang penjaga gawang. Dalam permainan futsal, seorang kiper kerap dihadapkan pada situasi munculnya shoting-shoting keras ke arah gawang. Jika tidak memiliki kekuatan fisik yang oke, yang terjadi sang penjaga gawang rentan mengalami cedera atau gagal mengamankan gawangnya dari tendangan keras yang menghujam.

4. Konsentrasi
Pergerakan pemain futsal amat cepat yang tentu diiringi derasnya perputaran bola. Hanya dalam hitungan detik situasi bisa berubah. Area pertahanan bisa menjadi target tembak tim lawan. Penjaga gawang harus selalu berkonsentrasi membaca permainan untuk menghindari kemungkinan gawangnya dibobol lawan.

5. Kelenturan dan Keseimbangan

Kelenturan dan keseimbangan merupakan salah satu elemen penting yang dimiliki oleh seorang penjaga gawang. Terutama saat dirinya dihadapkan pada situasi-situasi mengejutkan diluar kendalinya. Misalnya sering munculnya tembakan-tembakan ke arah sudut sempit gawang yang tidak dengan mudah dihalau  kalau penjaga gawang tidak memiliki kelenturan yang baik.

6. Kepercayaan Diri
Seorang penjaga gawang dituntut memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Tingginya frekuensi berhadapan dengan lawan maupun berbenturan dengan bola membuat kemungkinan untuk menciptakan gol menjadi tinggi pula. Karena itu, tugas seorang penjaga gawang adalah bagaimana memperkecil kesempatan lawan membuat sebuah gol dengan teknik dan taktik yang benar yaitu dengan cara menangkap, blok, tendang bola, serta penempatan posisi yang prima.

TEKNIK DASAR BERMAIN FUTSAL

TEKNIK FUTSAL
FUTSAL
FUTSAL
TEKNIK DASAR
Dalam futsal ada beberapa elemen dasar yang harus dipahami ketika bermain futsal, secara umum, tidak berbeda jauh dengan bermain sepak bola konvensional. Namun ada beberapa yang perlu dilakukakan dengan keahlian khusus. Berikut teknik-teknik dasar dalam futsal yang mutlak harus di kuasai oleh setiap pemain futsal:
1. Kontrol Bola
Teknik mengontrol bola dalam permainan futsal dapat dilakukan dengan menggunakan kaki dalam, kaki luar dan telapak kaki sebelah depan memanfaatkan sol sepatu. Teknik mengontrol bola dengan sol dalam futsal sangat penting sehingga harus dikuasai oleh setiap pemain.
2. Passing/Pengumpan
Operan bisa dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki. mau memakai kaki dalam, kaki luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah tidak ada yang salah. Namun yang paling baik adalah menggunakan kaki dalam dengan arah mendatar. Pasalnya, operan ini memiliki akurasi paling baikdi banding yang lainnya. Termasuk umpan panjang yang menyusur lapangan. dan juga yang paling penting ketepatan mengoper bola pad kawan.
Bermain Futsal tidak jauh berbeda dengan bermain Sepakbola pada umumnya, butuh kekuatan stamina, mental dan strategi. Ada sedikit perbedaan mendasar dalam hal pola permainan dan pengaturan serangan.
Pola permainan dalam Futsal banyak didominasi permainan kaki ke kaki, maksudnya pengaturan dalam bertahan, maupun menyerang lebih banyak dilakukan
dengan umpan-umpan pendek, mengingat ukuran lapangan yang lebih kecil dibanding lapangan sepakbola. Dengan pola seperti ini skill dan kekompakan tim terutama dalam mengolah bola, mengumpan, menjaga pertahanan dan menyerang ke daerah lawan sangat diperlukan.
Didalam Futsal jarang sekali diterapkan umpan-umpan panjang, strategi ini hanya buang-buang energi, disamping itu juga tidak mencerminkan permainan yang baik dan enak dilihat . Namun demikian, bukannya hal tersebut dilarang atau tidak disarankan, tinggal kembali kepada individu sendiri, mau bagaimana memainkan permainan Futsal tersebut.
Jarangnya teknik-teknik tersebut diterapkan, hal ini lebih kepada bisa terciptanya pola permainan yang cantik, enak dilihat serta proses gol yang indah. Begitu juga dengan  heading bola, gol-gol yang tercipta dengan kepala bisa lebih terlihat bagus dan enak untuk dilihat, terlebih jika proses penyerangan tersebut dilakukan dengan pola penyerangan terstruktur.
Nah sekarang tinggal bagaimana kita membuat suatu pola dan strategi bermain yang bagus, untuk hal itu tentunya ada beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam menciptakan pola permainan yang bagus.
1. Penguasaan terhadap bola.
Untuk melatih penguasaan bola tahap pertama adalah dengan memfokuskan pada kekuatan dan kelincahan dalam pergerakan kaki, sebagaimana saya jelaskan dalam artikel Tips warming up sebelum bermain futsal,  pemanasan sangat diperlukan, lakukan sesering mungkin dribling untuk menselaraskan pergerakan kaki dan arah bola, bisa dilakukan dengan variasi zig-zag.
2. Komposisi Pemain.
Untuk membentuk tim yang bagus, cermati skill tiap-tiap pemain dalam hal penguasaan bola, pengaturan serangan dan menyerang.Tempatkan pemain yang memiliki model pergerakan kaki yang rapat sebagai pemain bertahan, rapat di sini maksudnya model pergerakan kakinya yang tidak terlalu panjang, hal ini bisa lebih berguna untuk menghambat laju pergerakan bola lawan, dan sebaliknya tipe pemain dengan pergerakan panjang lebih bisa dimanfaatkan sebagai penyerang.
Untuk pemain tengah dibutuhkan sosok yang memiliki kemampuan mengatur serangan dan yang lebih diutamakan adalah kemampuan stamin yang paling prima, mengingat posisinya memungkinkan melakukan penyerangan dan bertahan
3. Teknik dan Pola Permainan.
Jumlah pemain Futsal bisa dilakukan 5 atau 6 orang termasuk penjaga gawang. Penempatan pemain yang pas menurut karakter dan gaya permainan masing-masing posisi akan lebih menyeimbangkan pola dalam bertahan maupun menyerang, adapun posisi yang bisa diterapkan sebagai berikut.
Jumlah pemain 5 orang :
1. Pola 1 – 2 – 2
FORMASI
FORMASI
Jumlah pemain 6 orang :
1. Pola 1-2-1-2
Untuk pola ini 1 orang penjaga gawang, 2 orang back kiri dan kanan, 1 gelandang dan 2 striker kiri dan kanan.
Pada saat bertahan posisi semua berada di daerah sendiri dengan pola:
FORMASI
FORMASI

Pengatur serangan yakni gelandang bisa mengumpan ke posisi dua penyerang dan bola bisa dimainkan diketiga posisi tersebut guna mencari celah untuk shooting bola ke gawang lawan.
Tugas back kiri/kanan selain menjaga pergerakan lawan, juga ada pembagian tugas ambil bola mati didaerah sendiri, jika bola mati ada di kanan maka back kanan yang mengambil bola, begitu juga sebaliknya, diusahakan jangan saling mengambil posisi,
tujuannya agar selalu fokus terhadap daerah/wilayahnya sendiri. Sementara tugas gelandang yakni mengatur serangan dan membantu pertahanan, makanya gelandang paling memiliki stamina dan skill yang lebih prima.
Rabu, 03 Agustus 2011

Teknik Passing ( bagian 2 )
Setelah pada posting sebelumnya sudah kami bahas tentang teknik passing ( mengumpan ) dengan kaki bagian dalam, kali ini akan dibahas tentang teknik passing dengan kaki bagian luar. 

Bagaimana anda sudah berlatih teknik passing yang sudah kami bahas sebelumnya? 

Kami sarankan Anda untuk berlatih dan terus berlatih. Mulailah latihan mengumpan ( passing ) dengan jarak pendek terlebih dahulu ( 2 - 3 meter ). Lakukan latihan bersama teman Anda ( berpasangan ). Dengan latihan passing jarak pendek maka pengulangan akan semakin banyak, sehingga gerakan akan semakin baik. Usahakan gerakannya benar dulu. Setelah sudah benar gerakannya dan merasa sudah stabil baru lakukan latihan dengan jarak yang lebih jauh ( 10 meter ). Jangan bosan untuk mengulang latihan passing setiap Anda berlatih. Karena passing merupakan teknik dasar yang paling banyak kita lakukan pada saat bermain futsal.

Dalam melakukan passing dengan menggunakan kaki bagian luar, harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
teknik passing
  • Tempatkan kaki tumpu di samping bola, bukan kaki yang untuk mengumpan

  • Pada saat mengumpan selalu melihat bola

  • Gunakan kaki bagian luar untuk mengumpan
teknik passing
teknik passing
  • Ayun kaki dari arah belakang sekua-kuatnya ke arah depan

  • Angkat kedua tangan ke samping, untuk menjaga keseimbangan

  • Kunci atau kuatkan tumit pada saat sentuhan dengan bola agar lebih kuat


  • Pada saat sentuhan ( impact ) kaki bagian luar dari atas diarahkan ke tengah bola ( jantung ) dan di tekan ke bawah agar bola tidak melambung

  • Diteruskan dengan gerakan lanjutan ( follow throught ), di mana setelah sentuhan dengan bola dalam mengumpan ayunan kaki jangan dihentikan.



Demikian pembahasan tentang teknik futsal  yaitu tentang
teknik passing dengan menggunakan kaki bagian luar.

Semoga bermanfa'at dan selamat berlatih.
Futsal plays - set pieces - out A 
futsal set pieces
Petunjuk:
Pemain diposisikan seperti yang ditunjukkan pada gambar. Pemain nomor 3 berjalan ke arah pemain nomor 1 yang melewati bola kepadanya. Nomor Player 3 mengembalikan bola ke pemain nomor 1, berbalik dan berjalan ke arah tujuan. Player nomor 1 melewati bola atas pemain bek ke nomor 3. Pemain nomor 3 tembakan pada tujuan. Pemain nomor 2 dan 4 harus mengambil pembela mereka jauh dari tujuan untuk membuat ruang bagi pemain nomor 3, jika tidak ada ruang yang cukup. Ini bagian set dapat digunakan ketika tim membela diposisikan tinggi di lapangan atau ketika mereka bermain menekan.
Futsal plays - set pieces - out B 
futsal set pieces
Petunjuk:
Pemain diposisikan seperti yang ditunjukkan pada gambar di sebelah kiri (eksekusi sangat mirip dengan potongan set sebelumnya). Pemain nomor 3 berjalan ke arah pemain nomor 1 yang melewati bola kepadanya. Pemain nomor 3 mengembalikan bola ke pemain nomor 1 (kali ini ia tidak berjalan ke arah tujuan). Sementara jumlah pemain 2 berjalan pelan menuju tengah lapangan dan kemudian ia mengubah arah dan berjalan di depan gawang. Player nomor 1 melewati bola atas pembela ke nomor pemain 2 tembakan yang pada tujuan. Nomor Player 4 harus mengambil bek nya jauh dari tujuan untuk membuat ruang bagi pemain nomor 2, jika tidak ada ruang yang cukup. Ini bagian set dapat digunakan ketika tim membela diposisikan tinggi di lapangan atau ketika mereka bermain menekan.
Reaksi: 









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar